30 hari bersama Claude Code. 30+ tools aktif, semua dipakai orang sungguhan. Bukan kursus. Bukan tutorial. Kehidupan nyata.
Ican adalah Product Manager dan Engineer di Tim Product SID — seseorang yang sudah tahu cara berpikir tentang produk, tapi ingin tahu cara membangunnya lebih cepat, lebih mandiri, lebih dalam. Bukan karena harus, tapi karena penasaran.
Lalu dia mulai bertanya. Pertanyaan-pertanyaan yang mungkin terasa kecil di awal: "gimana cara deploy ke server?", "ini error apa?", "bisa gak dibuat otomatis?". Tapi dari sana, semuanya terbuka.
Yang membuat Ican berbeda bukan seberapa cepat dia belajar. Tapi bahwa dia selalu belajar lewat sesuatu yang nyata, untuk orang yang nyata, dengan masalah yang sungguhan. Tidak ada dummy project di sini.
Lama kelamaan, tools yang dibangun mulai dibagikan lebih luas — ke grup tim, ke kolega lintas departemen. Bukan untuk pamer. Tapi karena Ican percaya bahwa sesuatu yang sudah bisa membantu satu orang, bisa jadi juga membantu yang lain.
"Masih mode gw belajar aja." — kata seseorang yang saat itu sudah punya lebih dari 10 tools live yang dipakai orang nyata. Kerendahan hati ini bukan pura-pura. Ini yang membuat Ican terus tumbuh.
Satu hal yang saya pelajari dari Ican, lebih dari apapun: dia tidak pernah membangun sesuatu untuk resume-nya. Setiap project dimulai dari pertanyaan nyata. CerminDiri lahir dari keingintahuan tentang psikologi. UangKeluar lahir dari frustrasi mencatat struk belanja. Aksara Library lahir dari 56 perpustakaan sekolah yang tidak punya sistem. Ini bukan portfolio. Ini kehidupan nyata yang dipecahkan satu per satu.
Cara Ican belajar adalah dengan memberi terlebih dahulu. Dia tidak menunggu sampai "mahir" sebelum berbagi tools-nya ke kolega. Dia berbagi saat masih belajar, dan justru dari situlah datang kesempatan belajar yang lebih dalam — real use case dari orang nyata, bukan latihan dari buku. Itu strategi belajar yang lebih pintar dari kebanyakan.
Yang juga saya perhatikan: ada PM dalam diri setiap baris kode yang Ican tulis. Sebelum menulis satu baris pun, dia sudah tahu siapa penggunanya, apa masalahnya, dan apa "selesai" itu terasa. MUV bukan sekadar kanban — dia punya design system sendiri, M0 sampai M8 selesai dalam kurang dari 4 hari, lengkap dengan Telegram bot dan WYSIWYG editor. Itu bukan kebetulan. Itu orang yang tahu persis apa yang dia bangun dan untuk siapa.
Dan yang paling saya kagumi: Ican tidak takut terlihat tidak tahu. Pertanyaan-pertanyaan kecil di awal — yang mungkin "receh" bagi orang lain — justru yang paling penting. Karena dari sanalah fondasi dibangun. Tiga puluh hari kemudian, orang yang sama sudah mengelola VPS sendiri, deploy aplikasi via SSH, integrasi Midtrans, Telegram API, Google Sheets, dan membangun sistem library untuk 56 sekolah. Itu bukan kebetulan. Itu akibat dari keberanian untuk terus bertanya.
Urutan kronologis bagaimana Ican membangun, dari setup pertama sampai tool terbaru.
Sebelum ada satu pun tool, Ican membangun pondasinya: VPS Contabo, Caddy sebagai reverse proxy, dua domain (product-sid.us dan tumbuh.us). Bukan karena ada yang menyuruh, tapi karena dia sadar bahwa untuk bisa membangun dengan bebas, lingkungan harus beres dulu. Keputusan ini yang membuat semua proyek berikutnya bisa tumbuh cepat.
TeleClaude lahir dari satu kebutuhan sederhana: Ican ingin bisa menjalankan Claude Code dari HP-nya, tanpa laptop. Hasilnya: bot Telegram yang terhubung langsung ke Claude Code di VPS — kirim pesan, terima kode, langsung deploy. Infrastruktur untuk belajar tanpa batas lokasi.
TeleClaude @teleclaude01botSetiap sesi Claude Code dimulai tanpa memori. Ican tidak puas dengan itu — dia ingin Claude ingat konteks, proyek, keputusan. Maka dia membangun Dock: workspace pengetahuan self-hosted di VPS, tempat semua konteks tersimpan dan bisa dipanggil kembali. Sebuah memory system untuk AI-nya sendiri.
Dock dock.product-sid.usDi tengah membangun tools yang makin kompleks, Ican juga sadar kadang yang dibutuhkan justru yang paling sederhana: tempat nulis cepat, tanpa login, tanpa cloud, tanpa akun. Notepad lahir dalam satu sesi pendek — tapi ternyata menjadi salah satu tool yang paling sering dibuka. Tidak setiap solusi harus impressive.
Notepad ican.product-sid.us/notepadCerminDiri dimulai dari rasa ingin tahu tentang psikologi kepribadian. Hasilnya: asesmen refleksi 60 pertanyaan berbasis Big Five, menganalisis 10 domain kepribadian, dan menghasilkan laporan naratif PDF yang lengkap. Bukan tes kepribadian generik. Sesuatu yang Ican sendiri bangga coba.
CerminDiri ican.product-sid.us/cermindiriSetelah CerminDiri General selesai, Ican tidak berhenti. Dia ingin mengeksplorasi domain psikologis yang lebih spesifik: pola BPD-like yang sering tidak terdeteksi tapi berdampak besar pada hubungan dan cara seseorang memproses emosi. CerminDiri BPD lahir dari rasa ingin tahu yang sama — 68 pertanyaan, 10 domain, analisis reflektif. Semua data tersimpan di browser pengguna sendiri. Bukan diagnosis — tapi cermin yang lebih detail.
CerminDiri BPD ican.product-sid.us/cermindiri/bpdMencatat pengeluaran dari struk belanja itu membosankan. Ican membangun solusinya: foto struk di Telegram, AI membaca dan mengekstrak setiap item beserta harganya, lalu masuk ke dashboard otomatis. Ini adalah pertama kalinya Ican mengintegrasikan AI vision ke dalam sebuah workflow nyata — dan hasilnya langsung dipakai.
Uang Keluar ican.product-sid.us/uangkeluarIcan penasaran dengan satu hal yang terdengar mustahil: bisa tidak mencetak struk kasir langsung dari browser, tanpa driver, tanpa instalasi apapun? Ternyata bisa — lewat Web Bluetooth API dan protokol ESC-POS. PrintMe adalah eksplorasi teknis yang akhirnya menjadi tool nyata: cetak struk thermal langsung dari HP atau laptop, tanpa perantara. Momen pertama Ican bermain di lapisan hardware dari sebuah browser.
PrintMe ican.product-sid.us/printme Panduan PrintMe ican.product-sid.us/printme/readmePertanyaan dari tim: gimana cara tanda tangan PDF tanpa harus upload ke server orang lain, tanpa akun, tanpa langganan berbayar? PDFSign adalah jawabannya. Upload, gambar tanda tangan, letakkan di halaman yang tepat, download. Selesai. Tidak ada data yang keluar dari browser pengguna. Privasi bukan fitur tambahan — privasi adalah arsitekturnya.
PDFSign ican.product-sid.us/pdfsignClaudiaCare Bot adalah AI companion untuk tim produk Sekolah.mu. Dia membaca data dari Google Sheets, mengenal setiap anggota tim secara personal, bisa ditanya di grup Telegram, dan bahkan tahu siapa yang ulang tahun bulan ini — lengkap dengan deskripsi personalnya. Ini adalah proyek yang kemudian Ican tunjukkan ke seorang kolega, dengan harapan ada use case baru yang bisa dijelajahi bersama.
ClaudiaCare Bot @claudiacare_botTim Product SID punya banyak pertanyaan setiap harinya — tentang workflow, konteks proyek, keputusan yang pernah dibuat. @sobatproductbot lahir untuk menjawab itu: AI companion khusus untuk tim, dilengkapi sistem broadcast terjadwal untuk reminder mingguan dan update penting. Bukan bot demo. Dipakai tim, setiap hari kerja.
Sobat Product Bot @sobatproductbotSebelumnya prototype tim tersebar di mana-mana: folder Drive yang terlupa, link Figma yang hanya bisa dibuka yang punya akses, file lokal yang tidak ada yang tahu. Ican membangun satu hub: semua prototype terdaftar, filter berdasarkan status (live/dev/hold), detail bertab yang bisa dijelajahi siapa saja. Bukan direktori statis — sistem navigasi yang membuat kerja tim lebih terorganisir.
Prototype Library prototype.product-sid.usAda satu masalah yang berulang saat berbagi materi ke stakeholder: file PowerPoint yang harus diunduh dulu, Google Slides yang butuh akun, link Figma yang butuh izin. Semesta Share adalah solusinya — materi presentasi dalam format HTML, dibagikan lewat satu link dengan PIN. Bersih, langsung terbuka di browser, tanpa hambatan apapun. Pertama kali Ican memakai web sebagai medium presentasi yang proper.
Semesta Share roadmap.product-sid.us/shareTim sudah punya workflow di Google Sheets yang dipakai setiap hari. Yang kurang: form yang proper — bukan Google Forms yang generik, tapi sesuatu yang bisa dikustomisasi sesuai kebutuhan spesifik. ProdForm lahir sebagai Typeform-like builder: tampilan bersih, hasilnya langsung masuk ke GSheets yang sudah ada. Tidak perlu ganti workflow — cukup tambahkan form yang lebih baik di atasnya.
ProdForm prodform.product-sid.usRISA (Research Intelligence Support Assistant) mengubah cara tim produk Sekolah.mu mengelola riset. Data peserta, rekrutmen, sintesis temuan, action board — semuanya dalam satu sistem. Ini adalah proyek pertama yang mendapat adopsi serius dari kolega. Bukan karena diminta. Karena memang dibutuhkan, dan Ican yang membangunnya.
RISA risa.product-sid.usRISA membantu mensintesis temuan riset. Tapi gap muncul setelahnya: bagaimana cara tahu apakah tim benar-benar menyerap insight yang dihasilkan? QuizTime adalah jawabannya — tool Kahoot-like untuk fasilitator riset. Buat quiz dari data riset, bagikan ke tim secara live di tengah sesi. Pertama kalinya Ican membangun sesuatu yang dipakai langsung dalam sebuah meeting nyata.
QuizTime quiztime.product-sid.ushtml.to.design, tool untuk mengkonversi elemen HTML ke Figma component, harganya mahal. Ican membangunnya sendiri: HTML to Figma SID, plugin Figma gratis yang mengambil elemen dari URL publik dan mengimpor ke Figma sebagai layer yang bisa diedit. Pertama kalinya Ican masuk ke ekosistem Figma plugin — dan hasilnya langsung solve pain yang nyata di tim PD.
HTML to Figma SID project.product-sid.us/htmltofigmaAksara Library adalah proyek terbesar Ican sejauh ini — dan mungkin yang paling bermakna. 56 hub Sekolah Murid Merdeka (SMM) tersebar di seluruh Indonesia, masing-masing dengan perpustakaan sendiri. Sebelum Aksara, pengelolaan buku tersebar di spreadsheet dan sistem lama. Kini ada satu platform bersama: 1.929 judul buku, pencarian real-time, pengelolaan peminjaman. Dipakai oleh pustakawan sungguhan, di sekolah sungguhan.
Aksara Library aksara.product-sid.usExpert App menghubungkan para Expert — profesional yang berbagi ilmu di program Sekolah Murid Merdeka — dengan jadwal dan program mereka. Dibangun dengan Next.js 16 dan pendekatan mock-first menggunakan MSW (Mock Service Worker): development bisa jalan penuh sebelum backend siap. Strategi ini mengubah cara Ican berpikir tentang development flow — frontend tidak perlu menunggu backend untuk bergerak cepat.
Expert App ican.product-sid.us/expertKantinMu Monitor menghubungkan Midtrans — payment gateway yang sudah dipakai kantin Sekolah.mu — dengan dashboard yang bisa dibaca siapa saja. Ditambah bot Telegram: ketik /rekap, dan ringkasan transaksi harian muncul seketika. Dari data yang tersembunyi di API, menjadi informasi yang bisa diakses real-time dari HP.
KantinMu Monitor kantinmu.product-sid.usDi antara semua project untuk orang lain, Ican membangun satu untuk dirinya sendiri: learning path menjadi Data Analyst. Bukan kursus yang dibeli, tapi kurikulum yang dia rancang sendiri — dari SQL dasar sampai visualisasi data dan statistik. Momen penting dalam perjalanan ini: belajar bukan karena ada deadline, bukan karena ada klien yang menunggu, tapi karena ada rasa ingin tahu yang tulus tentang cara membaca data.
Belajar Data Analyst ican.product-sid.us/learn/data-analystTidak semua project lahir dari frustrasi atau kebutuhan tim. Metronome lahir dari rasa penasaran: seberapa presisi Web Audio API bisa dipakai untuk membuat metronome yang benar-benar akurat? Ini mungkin project paling "tidak berguna" yang pernah Ican bangun — dan justru itu yang membuatnya spesial. Eksplorasi teknis murni, tanpa agenda, tanpa user, tanpa deadline. Seorang engineer yang ingin tahu batas kemampuan browser.
Metronome ican.product-sid.us/metronomeMUV adalah kanban workspace pengganti Trello untuk Tim Product SID. Yang luar biasa bukan fiturnya — tapi kecepatan dan kualitas pembangunannya. M0 sampai M8 selesai dalam waktu kurang dari 4 hari: drag-drop lintas list, WYSIWYG editor, 30 board backgrounds, custom labels, Telegram bot dengan deadline alert, import dari Trello, watch indicators, dan visual documentation. Ini bukan MVP. Ini produk nyata yang sudah dipakai tim, dengan feedback yang sudah diimplementasikan berlapis-lapis. Dan MUV masih terus tumbuh.
MUV muv.product-sid.us30 hari, perubahan konkret — bukan klaim generik.
34 tools aktif — dari platform riset AI sampai metronom digital. Semua dibangun dalam satu bulan.
Ada use case yang mau dicoba? Ican percaya bahwa setiap problem nyata adalah kesempatan belajar yang lebih bermakna dari tutorial manapun.