Mei – Juni 2026

Dari
Malu-malu
Bertanya,
ke Membangun
Nyata.

30 hari bersama Claude Code. 30+ tools aktif, semua dipakai orang sungguhan. Bukan kursus. Bukan tutorial. Kehidupan nyata.

IN
Ihsan Nugraha (Ican)
Product Team · SID
Bagaimana Semuanya Dimulai

Semua Orang Punya Pertanyaan "Receh".
Ican Justru Berani Bertanya.

Ican adalah Product Manager dan Engineer di Tim Product SID — seseorang yang sudah tahu cara berpikir tentang produk, tapi ingin tahu cara membangunnya lebih cepat, lebih mandiri, lebih dalam. Bukan karena harus, tapi karena penasaran.

Lalu dia mulai bertanya. Pertanyaan-pertanyaan yang mungkin terasa kecil di awal: "gimana cara deploy ke server?", "ini error apa?", "bisa gak dibuat otomatis?". Tapi dari sana, semuanya terbuka.

Yang membuat Ican berbeda bukan seberapa cepat dia belajar. Tapi bahwa dia selalu belajar lewat sesuatu yang nyata, untuk orang yang nyata, dengan masalah yang sungguhan. Tidak ada dummy project di sini.

Lama kelamaan, tools yang dibangun mulai dibagikan lebih luas — ke grup tim, ke kolega lintas departemen. Bukan untuk pamer. Tapi karena Ican percaya bahwa sesuatu yang sudah bisa membantu satu orang, bisa jadi juga membantu yang lain.

"Masih mode gw belajar aja." — kata seseorang yang saat itu sudah punya lebih dari 10 tools live yang dipakai orang nyata. Kerendahan hati ini bukan pura-pura. Ini yang membuat Ican terus tumbuh.

Dari perspektif Claude Code

Apa yang Saya Pelajari
tentang Ican, Selama 30 Hari Ini.

Satu hal yang saya pelajari dari Ican, lebih dari apapun: dia tidak pernah membangun sesuatu untuk resume-nya. Setiap project dimulai dari pertanyaan nyata. CerminDiri lahir dari keingintahuan tentang psikologi. UangKeluar lahir dari frustrasi mencatat struk belanja. Aksara Library lahir dari 56 perpustakaan sekolah yang tidak punya sistem. Ini bukan portfolio. Ini kehidupan nyata yang dipecahkan satu per satu.

Cara Ican belajar adalah dengan memberi terlebih dahulu. Dia tidak menunggu sampai "mahir" sebelum berbagi tools-nya ke kolega. Dia berbagi saat masih belajar, dan justru dari situlah datang kesempatan belajar yang lebih dalam — real use case dari orang nyata, bukan latihan dari buku. Itu strategi belajar yang lebih pintar dari kebanyakan.

Yang juga saya perhatikan: ada PM dalam diri setiap baris kode yang Ican tulis. Sebelum menulis satu baris pun, dia sudah tahu siapa penggunanya, apa masalahnya, dan apa "selesai" itu terasa. MUV bukan sekadar kanban — dia punya design system sendiri, M0 sampai M8 selesai dalam kurang dari 4 hari, lengkap dengan Telegram bot dan WYSIWYG editor. Itu bukan kebetulan. Itu orang yang tahu persis apa yang dia bangun dan untuk siapa.

Dan yang paling saya kagumi: Ican tidak takut terlihat tidak tahu. Pertanyaan-pertanyaan kecil di awal — yang mungkin "receh" bagi orang lain — justru yang paling penting. Karena dari sanalah fondasi dibangun. Tiga puluh hari kemudian, orang yang sama sudah mengelola VPS sendiri, deploy aplikasi via SSH, integrasi Midtrans, Telegram API, Google Sheets, dan membangun sistem library untuk 56 sekolah. Itu bukan kebetulan. Itu akibat dari keberanian untuk terus bertanya.

Claude Code · AI pair-programmer Ican, Mei–Juni 2026

Perjalanan, Satu per Satu.

Urutan kronologis bagaimana Ican membangun, dari setup pertama sampai tool terbaru.

Awal Mei 2026
Ketika Infrastruktur Menjadi Proyek Pertama

Sebelum ada satu pun tool, Ican membangun pondasinya: VPS Contabo, Caddy sebagai reverse proxy, dua domain (product-sid.us dan tumbuh.us). Bukan karena ada yang menyuruh, tapi karena dia sadar bahwa untuk bisa membangun dengan bebas, lingkungan harus beres dulu. Keputusan ini yang membuat semua proyek berikutnya bisa tumbuh cepat.

VPS Caddy Docker Cloudflare
Mei 2026 · Migrasi 22 Mei
Biar Bisa Coding dari Mana Saja, Kapan Saja

TeleClaude lahir dari satu kebutuhan sederhana: Ican ingin bisa menjalankan Claude Code dari HP-nya, tanpa laptop. Hasilnya: bot Telegram yang terhubung langsung ke Claude Code di VPS — kirim pesan, terima kode, langsung deploy. Infrastruktur untuk belajar tanpa batas lokasi.

TeleClaude @teleclaude01bot
Node.js Anthropic SDK Telegram
Pertengahan Mei 2026
Supaya Claude Tidak Lupa — Setiap Sesi, Setiap Hari

Setiap sesi Claude Code dimulai tanpa memori. Ican tidak puas dengan itu — dia ingin Claude ingat konteks, proyek, keputusan. Maka dia membangun Dock: workspace pengetahuan self-hosted di VPS, tempat semua konteks tersimpan dan bisa dipanggil kembali. Sebuah memory system untuk AI-nya sendiri.

Dock dock.product-sid.us
Express SQLite Docker
Pertengahan Mei 2026
Kadang yang Dibutuhkan Cuma Selembar Kertas Digital

Di tengah membangun tools yang makin kompleks, Ican juga sadar kadang yang dibutuhkan justru yang paling sederhana: tempat nulis cepat, tanpa login, tanpa cloud, tanpa akun. Notepad lahir dalam satu sesi pendek — tapi ternyata menjadi salah satu tool yang paling sering dibuka. Tidak setiap solusi harus impressive.

Notepad ican.product-sid.us/notepad
Static HTML localStorage
Pertengahan Mei 2026
"Iseng-iseng" yang Ternyata Serius

CerminDiri dimulai dari rasa ingin tahu tentang psikologi kepribadian. Hasilnya: asesmen refleksi 60 pertanyaan berbasis Big Five, menganalisis 10 domain kepribadian, dan menghasilkan laporan naratif PDF yang lengkap. Bukan tes kepribadian generik. Sesuatu yang Ican sendiri bangga coba.

CerminDiri ican.product-sid.us/cermindiri
HTML Vanilla JS PDF
Pertengahan Mei 2026
Satu Lagi — Kali Ini untuk Mengenal Pola yang Lebih Dalam

Setelah CerminDiri General selesai, Ican tidak berhenti. Dia ingin mengeksplorasi domain psikologis yang lebih spesifik: pola BPD-like yang sering tidak terdeteksi tapi berdampak besar pada hubungan dan cara seseorang memproses emosi. CerminDiri BPD lahir dari rasa ingin tahu yang sama — 68 pertanyaan, 10 domain, analisis reflektif. Semua data tersimpan di browser pengguna sendiri. Bukan diagnosis — tapi cermin yang lebih detail.

CerminDiri BPD ican.product-sid.us/cermindiri/bpd
Vite JavaScript localStorage
Pertengahan Mei 2026
Foto Struk, AI Baca, Dashboard Langsung Update

Mencatat pengeluaran dari struk belanja itu membosankan. Ican membangun solusinya: foto struk di Telegram, AI membaca dan mengekstrak setiap item beserta harganya, lalu masuk ke dashboard otomatis. Ini adalah pertama kalinya Ican mengintegrasikan AI vision ke dalam sebuah workflow nyata — dan hasilnya langsung dipakai.

Uang Keluar ican.product-sid.us/uangkeluar
Node.js SQLite Telegram Bot AI Vision
Akhir Mei 2026
Printer Kasir itu Ternyata Bisa Dikendalikan dari Browser

Ican penasaran dengan satu hal yang terdengar mustahil: bisa tidak mencetak struk kasir langsung dari browser, tanpa driver, tanpa instalasi apapun? Ternyata bisa — lewat Web Bluetooth API dan protokol ESC-POS. PrintMe adalah eksplorasi teknis yang akhirnya menjadi tool nyata: cetak struk thermal langsung dari HP atau laptop, tanpa perantara. Momen pertama Ican bermain di lapisan hardware dari sebuah browser.

PrintMe ican.product-sid.us/printme Panduan PrintMe ican.product-sid.us/printme/readme
Web Bluetooth API ESC-POS Vanilla JS
Akhir Mei 2026
Tanda Tangan Dokumen, Tanpa Upload ke Mana-mana

Pertanyaan dari tim: gimana cara tanda tangan PDF tanpa harus upload ke server orang lain, tanpa akun, tanpa langganan berbayar? PDFSign adalah jawabannya. Upload, gambar tanda tangan, letakkan di halaman yang tepat, download. Selesai. Tidak ada data yang keluar dari browser pengguna. Privasi bukan fitur tambahan — privasi adalah arsitekturnya.

PDFSign ican.product-sid.us/pdfsign
PDF.js Canvas API Static HTML
Akhir Mei 2026
Bot yang Tahu Segalanya tentang Tim

ClaudiaCare Bot adalah AI companion untuk tim produk Sekolah.mu. Dia membaca data dari Google Sheets, mengenal setiap anggota tim secara personal, bisa ditanya di grup Telegram, dan bahkan tahu siapa yang ulang tahun bulan ini — lengkap dengan deskripsi personalnya. Ini adalah proyek yang kemudian Ican tunjukkan ke seorang kolega, dengan harapan ada use case baru yang bisa dijelajahi bersama.

ClaudiaCare Bot @claudiacare_bot
Node.js Telegram Google Sheets
Akhir Mei 2026
Bot untuk Tim yang Selalu Penasaran

Tim Product SID punya banyak pertanyaan setiap harinya — tentang workflow, konteks proyek, keputusan yang pernah dibuat. @sobatproductbot lahir untuk menjawab itu: AI companion khusus untuk tim, dilengkapi sistem broadcast terjadwal untuk reminder mingguan dan update penting. Bukan bot demo. Dipakai tim, setiap hari kerja.

Sobat Product Bot @sobatproductbot
Node.js Telegram Docker
Akhir Mei 2026
Satu Tempat untuk Semua Prototype yang Pernah Dibuat

Sebelumnya prototype tim tersebar di mana-mana: folder Drive yang terlupa, link Figma yang hanya bisa dibuka yang punya akses, file lokal yang tidak ada yang tahu. Ican membangun satu hub: semua prototype terdaftar, filter berdasarkan status (live/dev/hold), detail bertab yang bisa dijelajahi siapa saja. Bukan direktori statis — sistem navigasi yang membuat kerja tim lebih terorganisir.

Prototype Library prototype.product-sid.us
Flask Python Static HTML
Akhir Mei 2026
Presentasi ke Stakeholder, Cukup Satu Link

Ada satu masalah yang berulang saat berbagi materi ke stakeholder: file PowerPoint yang harus diunduh dulu, Google Slides yang butuh akun, link Figma yang butuh izin. Semesta Share adalah solusinya — materi presentasi dalam format HTML, dibagikan lewat satu link dengan PIN. Bersih, langsung terbuka di browser, tanpa hambatan apapun. Pertama kali Ican memakai web sebagai medium presentasi yang proper.

Semesta Share roadmap.product-sid.us/share
Cloudflare Pages Static HTML PIN Auth
Akhir Mei 2026
Form Builder yang Langsung Nyambung ke Workflow Tim

Tim sudah punya workflow di Google Sheets yang dipakai setiap hari. Yang kurang: form yang proper — bukan Google Forms yang generik, tapi sesuatu yang bisa dikustomisasi sesuai kebutuhan spesifik. ProdForm lahir sebagai Typeform-like builder: tampilan bersih, hasilnya langsung masuk ke GSheets yang sudah ada. Tidak perlu ganti workflow — cukup tambahkan form yang lebih baik di atasnya.

ProdForm prodform.product-sid.us
Node.js Google Sheets API Docker
Akhir Mei 2026
Platform Riset yang Tidak Kalah dari Tools Enterprise

RISA (Research Intelligence Support Assistant) mengubah cara tim produk Sekolah.mu mengelola riset. Data peserta, rekrutmen, sintesis temuan, action board — semuanya dalam satu sistem. Ini adalah proyek pertama yang mendapat adopsi serius dari kolega. Bukan karena diminta. Karena memang dibutuhkan, dan Ican yang membangunnya.

RISA risa.product-sid.us
Flask Docker AI Synthesis
Awal Juni 2026
Riset Sudah Disintesis. Sekarang Cek Pemahamannya.

RISA membantu mensintesis temuan riset. Tapi gap muncul setelahnya: bagaimana cara tahu apakah tim benar-benar menyerap insight yang dihasilkan? QuizTime adalah jawabannya — tool Kahoot-like untuk fasilitator riset. Buat quiz dari data riset, bagikan ke tim secara live di tengah sesi. Pertama kalinya Ican membangun sesuatu yang dipakai langsung dalam sebuah meeting nyata.

QuizTime quiztime.product-sid.us
WebSocket Vanilla JS Real-time
Awal Juni 2026
Plugin Figma yang Kolega Langsung Mau Coba

html.to.design, tool untuk mengkonversi elemen HTML ke Figma component, harganya mahal. Ican membangunnya sendiri: HTML to Figma SID, plugin Figma gratis yang mengambil elemen dari URL publik dan mengimpor ke Figma sebagai layer yang bisa diedit. Pertama kalinya Ican masuk ke ekosistem Figma plugin — dan hasilnya langsung solve pain yang nyata di tim PD.

HTML to Figma SID project.product-sid.us/htmltofigma
Figma Plugin API TypeScript MCP Server
Awal Juni 2026
56 Perpustakaan Sekolah. Satu Sistem. Dibangun dalam Hitungan Hari.

Aksara Library adalah proyek terbesar Ican sejauh ini — dan mungkin yang paling bermakna. 56 hub Sekolah Murid Merdeka (SMM) tersebar di seluruh Indonesia, masing-masing dengan perpustakaan sendiri. Sebelum Aksara, pengelolaan buku tersebar di spreadsheet dan sistem lama. Kini ada satu platform bersama: 1.929 judul buku, pencarian real-time, pengelolaan peminjaman. Dipakai oleh pustakawan sungguhan, di sekolah sungguhan.

Aksara Library aksara.product-sid.us
Laravel PostgreSQL Docker
Awal Juni 2026
Platform untuk Para Ahli yang Mengajar di Sekolah Merdeka

Expert App menghubungkan para Expert — profesional yang berbagi ilmu di program Sekolah Murid Merdeka — dengan jadwal dan program mereka. Dibangun dengan Next.js 16 dan pendekatan mock-first menggunakan MSW (Mock Service Worker): development bisa jalan penuh sebelum backend siap. Strategi ini mengubah cara Ican berpikir tentang development flow — frontend tidak perlu menunggu backend untuk bergerak cepat.

Expert App ican.product-sid.us/expert
Next.js 16 MSW TypeScript
Awal Juni 2026
Data Kantin yang Dulu Tak Terlihat, Kini Muncul di Telegram

KantinMu Monitor menghubungkan Midtrans — payment gateway yang sudah dipakai kantin Sekolah.mu — dengan dashboard yang bisa dibaca siapa saja. Ditambah bot Telegram: ketik /rekap, dan ringkasan transaksi harian muncul seketika. Dari data yang tersembunyi di API, menjadi informasi yang bisa diakses real-time dari HP.

KantinMu Monitor kantinmu.product-sid.us
Laravel Midtrans API Telegram Bot
Awal Juni 2026
Belajar Bukan untuk Proyek, tapi untuk Diri Sendiri

Di antara semua project untuk orang lain, Ican membangun satu untuk dirinya sendiri: learning path menjadi Data Analyst. Bukan kursus yang dibeli, tapi kurikulum yang dia rancang sendiri — dari SQL dasar sampai visualisasi data dan statistik. Momen penting dalam perjalanan ini: belajar bukan karena ada deadline, bukan karena ada klien yang menunggu, tapi karena ada rasa ingin tahu yang tulus tentang cara membaca data.

Belajar Data Analyst ican.product-sid.us/learn/data-analyst
SQL Python Data Viz
Juni 2026
Eksplorasi Murni: Seberapa Presisi Browser Bisa Jaga Ketukan?

Tidak semua project lahir dari frustrasi atau kebutuhan tim. Metronome lahir dari rasa penasaran: seberapa presisi Web Audio API bisa dipakai untuk membuat metronome yang benar-benar akurat? Ini mungkin project paling "tidak berguna" yang pernah Ican bangun — dan justru itu yang membuatnya spesial. Eksplorasi teknis murni, tanpa agenda, tanpa user, tanpa deadline. Seorang engineer yang ingin tahu batas kemampuan browser.

Metronome ican.product-sid.us/metronome
Web Audio API Vanilla JS
Juni 2026 · M8 selesai 13 Juni
Kanban yang Benar-benar Milik Tim — Dibangun dari Nol, M0 ke M8 dalam 4 Hari

MUV adalah kanban workspace pengganti Trello untuk Tim Product SID. Yang luar biasa bukan fiturnya — tapi kecepatan dan kualitas pembangunannya. M0 sampai M8 selesai dalam waktu kurang dari 4 hari: drag-drop lintas list, WYSIWYG editor, 30 board backgrounds, custom labels, Telegram bot dengan deadline alert, import dari Trello, watch indicators, dan visual documentation. Ini bukan MVP. Ini produk nyata yang sudah dipakai tim, dengan feedback yang sudah diimplementasikan berlapis-lapis. Dan MUV masih terus tumbuh.

MUV muv.product-sid.us
Next.js Prisma PostgreSQL Telegram Bot Sedang berkembang

Yang Berubah Bukan Hanya Jumlahnya.

30 hari, perubahan konkret — bukan klaim generik.

Sebelum
"Gw lagi belajar pake AI buat bikin tools nih." Ragu deploy ke production. Bertanya hal-hal yang terasa kecil.
Sekarang
Membangun MUV M0–M8 dalam 4 hari. Deploy 14 tools ke production. Mengelola VPS, Docker, Caddy, semua mandiri.
Deploy: dari "takut" ke mandiri
Dulu: tidak yakin cara kerja reverse proxy. Sekarang: mengelola Caddy config untuk 14+ subdomain, Docker networks, multi-container apps — semua via SSH tanpa bantuan manual.
Stack: dari HTML ke multi-service
Bermula dari HTML/CSS sederhana. Sekarang: Next.js + Prisma + PostgreSQL + NextAuth (MUV), Laravel + Docker (Aksara, KantinMu), Flask (RISA), Node.js + Telegram API. Setiap project memilih stack yang tepat.
Bot: dari nol ke multi-integrasi
Tidak pernah buat Telegram bot sebelumnya. Sekarang: 4 bot aktif — TeleClaude (coding dari HP), ClaudiaCare (AI tim), UangKeluar (AI receipt parsing), MUV Bot (deadline alerts + board management).
AI integration: dari text ke vision
Mulai dari bertanya teks ke Claude. Berkembang ke: AI yang membaca gambar struk (UangKeluar), AI yang mensintesis data riset (RISA), AI companion dengan data real-time dari Google Sheets (ClaudiaCare).
Skala: dari tool personal ke sistem organisasi
CerminDiri untuk diri sendiri. UangKeluar untuk keluarga. Tapi Aksara untuk 56 sekolah. MUV untuk tim produk organisasi. Skala bertumbuh seiring kepercayaan diri.
Kecepatan: dari minggu ke hari
MUV M0 sampai M8 (full-stack kanban dengan bot Telegram): selesai dalam kurang dari 4 hari. Bukan karena curang, tapi karena cara berpikir yang berubah — dari "bisa gak ya?" ke "mau dibuat pakai cara apa yang paling efisien?"

Semua yang Dibangun, Sekilas.

34 tools aktif — dari platform riset AI sampai metronom digital. Semua dibangun dalam satu bulan.

Masih dalam
Perjalanan.

Ada use case yang mau dicoba? Ican percaya bahwa setiap problem nyata adalah kesempatan belajar yang lebih bermakna dari tutorial manapun.